BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Proses konseling adalah suatu proses bersifat sistematis yang dilakukan oleh konselor dan klien untuk memecahkan masalah klien . Ada tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk sampai pada pencapaian konseling yang sukses. Tetapi sebelum memasuki tahapan tersebut, sebaiknya konselor memperoleh data mengenai diri klien melalui wawancara pendahuluan (intake interview) . Gunarsa (1996) mengatakan bahwa manfaat dari intake interview adalah memperoleh data pribadi atau hasil pemeriksaan klien. Setelah itu, konselor dapat memulai langkah selanjutnya 2. Rumusan Masalah a. Apa pengertian proses konseling? b. Bagaimana proses konseling tersebut? c. Bagaimana tahap-tahap atau langkah-langkah proses konseling tersebut? 3. Tuj...
- tentang solusi alternatif- Di part 1 saya membahas tentang konstruksi penyelenggaraan pendidikan yang ideal dan memperlihatkan bahwa perubahan mendasar cara pembelajaran bisa dilakukan. Di part 2 saya mengulas ke-mubazir-an kurikulum sekolah yang memaksa menginput puluhan mata pelajaran kedalam kepala anak yang belum tentu pengetahuan tersebut diingat atau bahkan terpakai dikemudian hari. Lalu bagaimana solusinya? Bukankah 2 pokok persoalan diatas melibatkan institusi besar yang tidak mungkin perseorangan seperti kita bisa merubahnya? Haruskah kita menggerakkan banyak orang untuk demonstrasi menuntut perubahan system pendidikan? Pertama, perubahan tidak selalu harus dari atas (Top-Down) tapi bisa dilakukan dari elemen yang paling bawah (Bottom Up) yang kemudian hari bisa menyentuh sampai bagian atas penentu kebijakan. Ada banyak contoh kasus dimana penentu kebijakan harus mengikuti hasrat masyarakat, apalagi jika viral, sangat mudah sekali. Terkait cara “Bottom Up...
Pangkal kegagalan pertama kali Sistem pendidikan di Indonesia adalah kurikulum yg sama diberlakukan menyeluruh kepada semua siswa. Tak peduli IQ nya berapa, Bakatnya Apa, dan lain sebagainya. Bisa dibayangkan Andai Kuda yg berbakat lari cepat, ikan yg berbakat berenang, monyet yg berbakat memanjat, didudukkan dalam 1 kelas kemudian diajar cara merayap ala cicak dmn hanya hewan dgn "spatulae" yg mampu melakukannya. Lalu ketiga hewan itu menghadapi ujian dgn soal praktek "merayap di dinding", pasti ketiganya mendapat nilai nol. Dan dalam dunia pendidikan kita, nilai nol pasti dekat dgn label bodoh. Berapa banyak siswa Qt yg pandai dalam olahraga di labeli bodoh karena gagal ujian matematikanya?. Berapa banyak siswa yg pandai memainkan alat musik tapi mendapat label bodoh karena dapat nilai jelek dalam pelajaran IPA? Berapa banyak siswa yg mahir dalam bidang tertentu tetapi mendapat predikat bodoh karena rapor nya jelek? Kita menyepakati, setiap anak lahir den...
Comments