Penggemar Setia Musik Bollywood Ditengah Gempuran Musik Korea di Indonesia

blogger templates
Jauh sebelum saya lahir perfliman India atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bollywood sudah populer di Indonesia, informasi ini saya peroleh dari orang jauh lebih tua dari saya. Saat masa kanak-kanak setiap hari ada station TV swasta yang menayangkan flim Bollywood karena ratingnya cukup tinggi. Puncaknya pada era 90-an sampai awal tahun 2000-an semua Televisi swasta menayangkan flim Bollywood karena saat itu flim Bollywood sedang mendapatkan tempat di hati masyarakat. Tak hanya itu, saking populernya sampai ada infortaiment yang dikhususkan untuk artis-artis India seperti Shahru Khan, Aiswara Rai, Salman Khan, Kajol dan sebagainya.

Awal era keemasan perfliman Bollywood di Indonesia setelah sukses besar flim Kuch Kuch Hota Hai di seluruh dunia. Flim inilah yang membuka gerbang kesuksesan flim Bollywood di Indonesia, dengan suksesnya flim ini melambungkan nama-nama pemeran di dalamnya seperti Sahru Khan, Kajol, Rani Mukherji, Salman Khan dan lainnya. Bahkan pada masa keemasannya sampai diadakan konser music Bollywood dengan tiket terjual habis. Padahal para actor dan artis India hanya lipsing saat adegan menyanyi yang sudah menjadi ciri khas flim India selain menari. Banyak masyarakat yang sudah tahu kalau mereka hanya lipsing saat mereka menyanyi tapi adegan mereka yang mempesona mengalahkan penyanyi aslinya sehingga nama penyanyi aslinya terkubur.

Uniknya, bersamaan dengan kejayaan flim India lagu-lagu India tak kalah saing bahkan pamornya mengalahkan perflimannya, saat itu banyak lagu-lagu india dijual di pasaran karena laku keras. Bahkan, banyak lagu-lagu dangdut yang meminjam lagu India karena aliran musiknya hampir sama meskipun dangdut bukan dari India tapi asli Indonesia (Dangdut is The Music of My Country). Apalagi Asraff penyanyi dangdut keturunan India yang lagunya banyak meminjam lagu India. Hal ini menandakan lagu India sangat dinikmati oleh sebagian kalangan.

Namun, seiring perputaran waktu seperti perputaran roda yang tak selalu di atas, lagu-lagu Bollywood mulai tenggelam. Station Televisi yang berlomba-lomba menayangkannya lambat laun menggantikan dengan flim-flim lain karena ratingnya lebih menjanjikan. Hanya tiggal beberapa station televisi saja yang tetap setia dengan Bollywood yaitu TPI (MNCtv) dan Indosiar (kadang-kadang), SCTV pernah menayangkan satu kali My Name is Khan. Lagu-lagu Bollywoodpun kurang populer di telinga masyarakat. Begitu pula dengan lagu-lagu dangdut yang tak begitu meriah lagi seperti di era-era sebelumnya.

Sekarang, beberapa tahun terakhir ini lagu-lagu korea mulai menebar virus dan menjangkit penikmat music Indonesia terutama kalangan anak muda. Tak hanya di Indonesia demam K POP atau Korean pop sudah mendunia. Bahkan, salah satu Gril Band Korea baru-baru ini menyanyi di Gedung Putih. Nama-nama seperti Super Junior, Big Bang, SNSD, PSY dengan Gangnam stylenya terdengar dimana-mana. Populernya music K POP di Indonesia menjadikan lahan subur untuk industry music korea sehingga station televisi tak tinggal diam untuk menayangkan yang berbau Korea. Bahkan, konser super junior yang waktunya tiga malam tiketnya terjual habis tak tersisa. Selain Super Junior masih banyak artis-artis korea yang manggung di Indonesia. Hal ini bukti yang tak terbantahkan kalau demam korea sedang menjangkit para anak muda Indonesia terutama wanita.

Populernya K POP di Indonesia turut mewarnai industry music Indonesia sendiri. Hal ini bisa dilihat dari munculnya Boy Band dan Gril Band seperti Smassh, Charry Belle, 7 Ikon, Super Grilies, Max 5 dan sebagainya. Para Boy Band dan Gril Band ini cukup mendapatkan tempat di hati masyarakat, sehingga tak heran jika Smassh mendapat tawaran main sinetron Cinta Cenat Cenut. Dengan populernya Boy Band dan Gril Band menjadikan music K POP semakin populer di Indonesia karena kiblatnya Boy dan Gril Band Indonesia adalah K POP. Kepopulerannya bukan hanya di bidang musiknya saja tapi juga dandanan dan aksesories juga.

Meskipun music K POP atau Korean Pop sedang berada dipuncak, bukan berarti lagu-lagu Bollywood ditinggalkan penggemarnya. Di tengah-tengah merajalelanya music korea masih banyak penggemar lagu-lagu Bollywood yang setia mendengarkannya, seperti yang dilakukan Norman Kamaru. Selain itu, hal ini sering saya lihat sendiri, karena diantaranya juga banyak teman saya. Bahkan, ada salah satu teman saya saking sukanya sama lagu Bollywood di HPnya isi lagu Bollywood semua dan katanya tidak menyukai lagu kecuali lagu India. Ada juga teman saya yang menggunakan nama kerennya di India-Indiakan saking sukanya sama lagu-lagu India. Ada juga yang setiap menghidupkan laptop yang terdengar lagu-lagu India. Bahkan, ada juga kadang nulis status berbahasa urdu setelah saya tanya ternyata lagu India, padahal yang nulis status tidak mengerti apa artinya.

Menurut hemat penulis ada beberapa hal yang membuat mereka sangat menyukai lagu-lagu Bollywood meskipun lagu-lagu korea sedang digandrungi. Pertama, memang selera music orang berbeda jadi hanya music Indialah yang hanya mengena di hati mereka. Kedua bisa saja mereka berpendapat karena lagunya yang mendayu-dayu seperti Sholawat sehingga membuat mereka jatuh cinta. Ketiga, mungkin lagu India tetap menarik di telinga mereka meskipun tidak dibumbui dengan tarian seperti pada umumnya, sedangkan lagu korea yang menarik hanya tariannya seandainya tidak ada tariannya mungkin tidak menarik.

Keempat bisa saja mereka tertarik pada artis yang lipsing karena menurut mereka rupawan, seandainya penyanyi aslinya yang tampil dan menari mungkin mereka tidak suka. Kelima, budaya Indonesia lebih dekat dengan budaya India dari pada budaya Korea, hal ini bisa dilihat dari sejarah Indonesia mulai dari zaman Hindu Budha sampai Islam yang penyebarnya dari India (Islam ada yang dari Gujarat, India). Kelima, mungkin mereka suka lagu India karena hampir 50 persen yang bergelut di Industri perfliman India Muslim sedangkan Indonesia mayoritas muslim. Keenam mungkin mereka suka lagu India karena setelah membaca artinya syairnya sangat indah sehingga mereka jatuh cinta. Penulis sendiri pernah membaca arti dari lyric lagu India di Televisi dan ternyata syairnya sangat indah dan sangat puitis.
Post a Comment